Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung potensi penyimpangan yang melibatkan pejabat publik dan pelaku usaha. Dia mengingatkan agar kepercayaan rakyat tidak disalahgunakan.
“Saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” katanya.
Meski demikian, dia menekankan tidak semua pengusaha memiliki karakter buruk. Banyak pelaku usaha yang justru berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.