Nasib Warga Cari Gas Elpiji 3 Kg, Sudah Lelah Mengantre Tak Kebagian Berujung Ribut

Aimarani
Keributan warga dan pemilik pangkalan akibat antrean serta kurangnya stok elpiji 3 kg di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (3/2/2025). (Foto: iNews/Aimarani)

Dari kejadian ini yang berulang dalam beberapa hari terakhir, warga meminta pemerintah membatalkan kebijakan melarang penjualan di tingkat pengecer. Sebab kebijakan ini menyulitkan masyarakat.

Meski harga di pangkalan lebih murah, Rp19.000 di tingkat pangkalan dibandingkan harga eceran Rp24.000 di warung, kelangkaan ini membuat warga kerepotan.

Selain warga, pemilik pangkalan juga mengaku kerepotan dengan kebijakan larangan penjualan gas 3 kg di tingkat pengecer atau warung kelontong. Pasokan harian hanya 100 tabung dinilai tidak sesuai dengan permintaan masyarakat hingga akhirnya membuat keributan dan antrean panjang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Buletin
28 menit lalu

Rocky Gerung Datang ke Sidang Nadiem: Murni Hukum atau Ada Pesanan

Buletin
5 jam lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Buletin
3 hari lalu

Hotman Paris Geram Kasus Pencabulan Santriwati di Pati, Desak Tersangka Dihukum Berat

Buletin
3 hari lalu

Prabowo Disambut Meriah di Cebu Filipina, Diaspora Indonesia: Presiden Kita Mendunia

Buletin
5 hari lalu

Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72! Akses Sukabumi ke Jakarta Lumpuh, Arus Dialihkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal