Nasib Warga Cari Gas Elpiji 3 Kg, Sudah Lelah Mengantre Tak Kebagian Berujung Ribut

Aimarani
Keributan warga dan pemilik pangkalan akibat antrean serta kurangnya stok elpiji 3 kg di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (3/2/2025). (Foto: iNews/Aimarani)

Keributan antara IRT dengan pemilik pangkalan ini sempat membuat kegaduhan. Namun perlahan mereda setelah warga diberikan penjelasan pasokan dibatasi Pertamina.

Dari kejadian ini yang berulang dalam beberapa hari terakhir, warga meminta pemerintah membatalkan kebijakan melarang penjualan di tingkat pengecer. Sebab kebijakan ini menyulitkan masyarakat.

Meski harga di pangkalan lebih murah, Rp19.000 di tingkat pangkalan dibandingkan harga eceran Rp24.000 di warung, kelangkaan ini membuat warga kerepotan.

Selain warga, pemilik pangkalan juga mengaku kerepotan dengan kebijakan larangan penjualan gas 3 kg di tingkat pengecer atau warung kelontong. Pasokan harian hanya 100 tabung dinilai tidak sesuai dengan permintaan masyarakat hingga akhirnya membuat keributan dan antrean panjang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 2 Hektare, BNPB Turunkan Helikopter

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Tiyo Ardianto Dipolisikan, Ray Rangkuti: Harusnya Penjahat yang Dihukum, Bukan Orang Berpikir

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal