Gibran mengimbau warga agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Pasalnya, curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Ketua RT 01 Kampung Cihonje, Wawan menceritakan kronologi kejadian bencana pergerakan tanah yang menimpa wilayahnya.
Menurutnya, pergerakan tanah mulanya hanya sejauh 3 cm. Namun, dalam waktu kurang dari 12 jam terus menjauh hingga lebih dari 1 meter, dan terus bergerak.
“Pertama, ada suara gemuruh, gemuruh di bawah, getaran ada,” ujar dia.