Menurut Purbaya, keputusan final terkait pemotongan gaji menteri dan DPR sepenuhnya ada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Namun, pembicaraan awal menunjukkan arah kebijakan sudah mengarah pada opsi pemangkasan gaji menteri.
"Ada pembicaraan seperti itu, tapi keputusan terakhirnya masih belum clear ya," ungkap Purbaya.
Langkah ini dianggap sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menjaga defisit APBN tetap terkendali sambil tetap memenuhi kebutuhan belanja negara. Pemotongan gaji ini sekaligus menjadi sinyal efisiensi bagi seluruh jajaran pemerintahan.
Jika diterapkan, opsi pangkas gaji menteri dan DPR bisa menjadi kebijakan publik yang mendapat perhatian luas, terutama terkait upaya pemerintah menjaga stabilitas keuangan negara.