TEL AVIV, iNews.id – Pernyataan mantan agen mata-mata Israel-Amerika Serikat (AS), Jonathan Pollard, memicu perhatian luas setelah ia mengisyaratkan kemungkinan konflik Israel dengan Turki dan Mesir di masa mendatang. Komentar tersebut disampaikan dalam sebuah podcast yang disiarkan media Israel, Arutz Sheva.
Pollard menilai Israel perlu bersiap menghadapi potensi konflik baru di kawasan Timur Tengah setelah ketegangan dengan Iran. Menurutnya, tantangan berikutnya yang mungkin dihadapi Israel dapat melibatkan Turki maupun Mesir.
"Saya tidak yakin kita akan memiliki waktu yang semudah yang kita miliki dengan Iran dalam berurusan dengan Turki. Kita harus bersiap untuk perang berikutnya, yang mungkin akan melawan Turki dan Mesir. Badai akan datang," ujar Pollard seperti dikutip Middle East Eye.
Pernyataan tersebut segera memicu spekulasi dan perdebatan karena kedua negara selama ini memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, meskipun dalam beberapa tahun terakhir hubungan tersebut mengalami tekanan akibat konflik di Gaza.