Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya mencakup aspek pertahanan, tetapi juga ekonomi, serta harus bebas dari kehadiran kekuatan militer asing.
Araghchi juga memperingatkan bahwa Selat Hormuz akan tetap berada di bawah kendali penuh Iran selama 30 hari ke depan. Menurutnya, setiap serangan baru dari Amerika Serikat hanya akan semakin memperburuk situasi yang telah memanas.
Meski ketegangan meningkat, Iran dan Amerika Serikat dilaporkan tetap sepakat melanjutkan pembicaraan teknis di Qatar pada pekan ini. Berdasarkan laporan Axios, perundingan tersebut bertujuan mencari jalan menuju penghentian perang secara permanen.