Operasi tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan petugas sekaligus mempercepat proses penanganan korban yang terdampak longsor.
Pramono menjelaskan penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi yang terdiri atas Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat wilayah setempat.
Tim gabungan tersebut juga didukung berbagai peralatan berat untuk membantu proses evakuasi di lokasi longsor.
"Dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Pramono turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya empat orang dalam insiden longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang.