Istri Gil, Gusvimar Gonzales, mengaku sempat meyakini suaminya telah menjadi korban jiwa akibat gempa.
"Tetapi begitu saya mengetahui dia masih hidup, saya melihat secercah harapan. Dia tegar seperti seorang pahlawan," katanya.
Video yang dirilis Departemen Pemadam Kebakaran Cile memperlihatkan momen saat tim penyelamat pertama kali melakukan kontak visual dengan Gil menggunakan kamera pencarian yang dimasukkan ke ruang bawah tanah bangunan.
Dalam rekaman tersebut terlihat jari-jari Gil melambai dari celah sempit di antara tumpukan beton dan puing-puing, menjadi tanda bahwa ia masih bertahan hidup.
Selama proses evakuasi, tim penyelamat terus berkomunikasi dengan Gil serta menyalurkan air minum, makanan, obat-obatan, dan cairan melalui selang serta jarum suntik untuk menjaga kondisinya tetap stabil.
Video lainnya memperlihatkan kepala dan bahu Gil mulai muncul dari balik reruntuhan. Ia tampak mengenakan masker dengan mata memerah akibat delapan hari terjebak di bawah puing bangunan.
Departemen Pemadam Kebakaran Cile menjelaskan operasi penyelamatan berlangsung penuh risiko karena struktur gedung sudah tidak stabil. Tim harus bekerja dengan sangat hati-hati di tengah ancaman runtuhan puing yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Berkat kerja keras tim gabungan, Gil akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat dan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.