"Sebenarnya untuk bulan ke-6 (Juni) ini harusnya no issue (tidak ada masalah). Ternyata yang PLN keluhkan atau minta itu adalah batu bara kalori medium untuk blending (pencampuran)," jelas Bahlil.
Untuk mengantisipasi masalah serupa terulang, Kementerian ESDM resmi membentuk tim pengadaan batu bara khusus yang melibatkan PLN, Dirjen Batubara, BPKP, hingga Inspektur Jenderal. Selain itu, pemerintah mendesak PLN untuk memperketat pemeliharaan infrastruktur mereka.
"Kami dari pihak regulator melihat, kalau ini tidak diawasi, kita tidak mau lagi seperti ini terus. Kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance, agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat," pungkas Bahlil.