Dalam keterangan pertamanya usai sertijab, Sudaryono menegaskan komitmennya untuk mengelola anggaran program MBG secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Ia memberikan peringatan keras kepada pihak manapun agar tidak mencoba memanipulasi atau mencatut namanya demi mendapatkan keuntungan proyek.
Sudaryono menegaskan bahwa ia maupun keluarganya tidak memiliki keterikatan bisnis, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ataupun dapur dalam ekosistem program MBG. Jika ada oknum, kerabat, maupun rekan yang mengatasnamakan dirinya untuk menawarkan jasa atau imbalan tertentu terkait program MBG, ia meminta masyarakat untuk tidak memercayainya dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.