Dalam konferensi persnya, Presiden Claudia Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko tidak memiliki alasan untuk menolak kehadiran timnas Iran. Ia menjelaskan bahwa pihak Amerika Serikat keberatan jika skuad Iran bermalam di sana, sehingga ketika pihak Iran meminta izin untuk tinggal di Meksiko, pemerintah Meksiko langsung menyetujuinya tanpa masalah.
Meskipun tinggal dan bermarkas di Meksiko, seluruh pertandingan Iran akan tetap digelar di Amerika Serikat. Mereka dijadwalkan melakoni dua pertandingan di SoFi Stadium melawan Selandia Baru dan Belgia, serta satu laga melawan Mesir di Lumen Field pada 26 Juni.
Strategi ini dinilai cukup efisien karena jarak penerbangan dari Tijuana ke Los Angeles hanya memakan waktu sekitar 55 menit. Dengan skema ini, skuad Iran hanya akan berada di wilayah Amerika Serikat untuk agenda resmi dan pertandingan, lalu segera kembali ke Meksiko setelah laga usai.
Saat ini, para pemain Iran sedang berada di Turki untuk mengurus visa sekaligus menjalani pemusatan latihan dan uji coba melawan Gambia di Antalya.