Diiringi Isak Tangis, Satu Keluarga yang Tewas saat Glamping Dimakamkan Berdampingan

iNews TV
Diiringi isak tangis dan hujan deras, empat anggota keluarga yang tewas saat glamping di Temanggung dimakamkan berdampingan di Banyubiru, Semarang. Foto iNews TV

Perwakilan keluarga korban, As'adi, mengaku sangat terpukul atas musibah yang terjadi secara mendadak. Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera mengungkap penyebab pasti kematian keempat korban yang ditemukan di dalam tenda saat glamping di Temanggung.

"Kami dari pihak keluarga sangat terpukul dengan musibah ini. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap penyebab pasti kematian keempat anggota keluarga kami yang ditemukan meninggal di dalam tenda," ujarnya.

Duka mendalam juga dirasakan para sahabat korban. Salah seorang teman Bagas Amar Hakiki, Leo Nanda, mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, berbakat, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap teman-temannya.

Hingga kini, penyebab pasti kematian satu keluarga tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan autopsi dari pihak berwenang. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri di balik tragedi yang menggemparkan masyarakat itu.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Dump Truk Tabrak Motor di Muaro Jambi, 4 Orang Sekeluarga Tewas

57 tahun lalu

Satu Keluarga Ditemukan Tewas di dalam Rumah, Termasuk 2 Anak

57 tahun lalu

Motif Anak Kedua Racuni 3 Orang Sekeluarga hingga Tewas di Jakut: Merasa Dianaktirikan

57 tahun lalu

Fakta Mengejutkan Kasus Sekeluarga Tewas di Warakas, Ternyata Diracuni Anak Kedua

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Tasyi Athasyia usai Keracunan Gas Helium di Tabung Freon AC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal