Demo Aliansi Rakyat Menggugat Desak Kejagung Tangkap Silfester Matutina

iNews
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar demonstrasi di depan Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta. Mereka menuntut agar Silfester Matutina segera ditangkap dan dieksekusi sesuai putusan hukum.

Dalam aksi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, termasuk seorang orator bernama Ahmad yang menyampaikan tuntutan dengan tegas. 

Massa mendesak Kejagung untuk menunjukkan ketegasan dalam menegakkan hukum. "Eksekusi terhadap Silfester Matutina adalah ujian apakah Kejagung dan jajaran di bawahnya, terutama Jaksa Agung, masih punya gigi dan masih punya nyali untuk menangkap buronan yang namanya Silfester Matutina," ujar Ahmad dalam orasinya.

Silfester Matutina sebelumnya divonis satu setengah tahun penjara atas kasus pidana umum pada 2019. Dia dilaporkan oleh 100 advokat atas tuduhan pencemaran nama baik terhadap tokoh nasional Yusuf Kalla. Namun hingga kini, eksekusi terhadapnya belum dilakukan.

Massa ARM menilai bahwa penundaan eksekusi terhadap Silfester merupakan bentuk kelemahan penegakan hukum. Mereka menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menunda proses hukum terhadap buronan tersebut.

"Tidak ada kata terlambat, tidak ada kata kadaluarsa. Jaksa Agung segera cepat lakukan eksekusi terhadap Silfester Matutina. Masa Negara Kesatuan Republik Indonesia kalah terhadap sebuah buronan," tegas Ahmad.

Dalam aksi tersebut, beberapa peserta mengenakan kaos bergambar Silvester sebagai simbol pencarian keadilan. Mereka juga menyindir keberadaan Silfester yang dianggap menghindar dari tanggung jawab hukum.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Didu: Kejagung Takut Eksekusi Silfester Matutina, Sangat Sulit Dibantah

57 tahun lalu

Sidang Perdana Praperadilan Eksekusi Silfester Matutina, Kejari Jaksel Tak Hadir

57 tahun lalu

Didemo Warga, Presiden Bolivia Potong Gajinya dan Para Menteri 50%

57 tahun lalu

Revisi UU Polri Ubah Batas Usia Pensiun Polisi, Menkum: Demi Keadilan

57 tahun lalu

Momen Polisi Bagikan Air Mineral hingga Roti ke Massa Demo Ojol di Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal