"Iran sangat menyambut baik pernyataan tentang kehadiran pasukan AS untuk mengawal kapal tanker melintasi Selat Hormuz. Ngomong-ngomong, kami sedang menunggu mereka," kata Naini, seperti dilaporkan stasiun televisi pemerintah Iran, dikutip Selasa (10/3/2026).
Sebelumnya, pada Sabtu pekan lalu, Iran menyerang kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall, Louise P, yang melintas di Teluk Persia. Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah IRGC lebih dulu menyerang kapal tanker lain, Prima, di Selat Hormuz.
IRGC menyatakan kapal tanker Louise P ditembak menggunakan drone angkatan laut pada siang hari karena diduga terkait dengan Amerika Serikat.
"Kapal tersebut milik AS," bunyi pernyataan IRGC.
Dalam insiden terpisah, Iran juga menyerang kapal tanker Prima karena disebut mengabaikan peringatan larangan melintasi Selat Hormuz. Kapal tersebut juga dihantam drone.