DUBAI, iNews.id – Kerja sama militer antara Israel dan Uni Emirat Arab kian terbuka di tengah memanasnya konflik kawasan. Kedua negara dilaporkan tak hanya berbagi teknologi, tetapi juga menggelar koordinasi pertahanan yang mengarah pada latihan militer gabungan—memicu spekulasi terbentuknya kekuatan baru di Timur Tengah.
Sumber pejabat yang dikutip Axios menyebut, Israel secara diam-diam telah menempatkan sistem pertahanan udara Iron Dome di wilayah UEA. Sistem tersebut bahkan dikabarkan sudah aktif sejak awal konflik pada Maret, dan digunakan untuk mencegat rudal-rudal yang diduga diluncurkan Iran dalam serangan terbaru, Senin (4/5/2026).
Tak hanya mengirim sistem, Israel juga disebut menurunkan personel militernya untuk mengoperasikan Iron Dome. Langkah ini menandai peningkatan signifikan dalam kerja sama pertahanan kedua negara, yang sebelumnya lebih banyak bersifat diplomatik dan ekonomi.
Situasi ini tak lepas dari meningkatnya tekanan keamanan di kawasan. UEA disebut menjadi salah satu negara Arab yang paling sering terdampak serangan sejak konflik pecah pada 28 Februari lalu.
Kedekatan Israel dan UEA sendiri berakar dari Perjanjian Abraham pada 2020, yang dimediasi pemerintahan Donald Trump. Kesepakatan tersebut membuka jalan normalisasi hubungan dan kini berkembang ke sektor militer.