WHO Apresiasi Langkah Erick Thohir Atas Keterlibatan Indonesia Tangani Covid-19

Suparjo Ramalan
WHO apresiasi Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi atas keterlibatan Indonesia dalam penanganan Covid-19. (Foto: Antara)

Dia bilang, WHO dan pemerintah Indonesia sudah bersepakat dan berkomitmen untuk terus mengembangkan vaksin Covid-19. Jika nanti vaksin sudah tersedia, baik WHO dan pemerintah Indonesia akan membagikannya ke seluruh dunia. 

"Saya, @Menlu_RI Retno Marsudi dan Menteri BUMN @erickthohir berdiskusi mengenai ACT-Accelerator dan fasilitas COVAX. Kami sepakat bahwa ketika vaksin Covid-19 yang aman telah tersedia, kita harus membagikannya secara merata ke seluruh dunia," katanya. 

Sebelumnya, usai dari Inggris, Erick Thohir dan Retno Marsudi melanjutkan perjalanan ke Swiss bertemu dengan CEO Gavi COVAC Facilities Seth Berkley, Direktur Jenderal WHO Thedros Ghebreyesus, dan UNICEF. Poin penting yang dibahas dalam pertemuan itu adalah pengelolaan Covid-19 dan keinginan Indonesia untuk menjadi bagian dari COVAX Advanced Market Commitment (COVAX AMC).

Kepada GAVI, Erik dan Retno menyampaikan Presiden Indonesia telah menerima surat dari GAVI pada 18 September 2020. Surat GAVI tersebut intinya menyampaikan Indonesia layak menerima Official Development Assistance (ODA) di dalam (COVAX AMC) untuk penyediaan vaksin Covid-19 dalam kerangka multilateral.

"Dalam suratnya, Gavi juga mengharapkan kerja sama dengan Indonesia dalam penanganan Covid-19. Sebagai tindak lanjut surat GAVI, dalam pertemuan tadi Indonesia telah menyampaikan secara resmi surat yang berisi Expression of Interest dari Indonesia untuk bergabung dalam COVAX AMC," kata Retno

Sedangkan WHO, juga sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dalam pengelolaan pandemi dan kerja sama strategis lainnya di bidang kesehatan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?

Nasional
2 hari lalu

Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!

Internasional
2 hari lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Nasional
2 hari lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal