Tarif Kargo Pesawat Mahal, Bisnis Kurir Rontok

Ranto Rajagukguk
Kenaikan tarif kargo pesawat membuat bisnis kurir tertekan. (Foto: Isitmewa)

Budi Paryanto menjelaskan, kenaikan tarif kargo yang terjadi berturut-turut ini sangat membebani perusahaan jasa pengiriman dengan pelanggan korporasi. Pasalnya, mereka memiliki kontrak sehingga tak fleksibel untuk melakukan penyesuaian (adjustment) harga. Padahal, tarif kargo berkontribusi 40 persen dari dana operasional perusahaan.

"Beda halnya dengan perusahaan jasa pengiriman yang melayani konsumen ritel. Mereka bisa melakukan adjustment," ujarnya.

Jika kondisi kenaikan tarif kargo masih terus berlanjut maka diprediksi semakin banyak perusahaan jasa pengiriman yang menjadi korban. Apalagi, dari total 287 perusahaan jasa pengiriman di bawah naungan Asperindo ada 273 perusahaan atau hampir 95 persen yang merupakan perusahaan dengan pelanggan korporasi.

Sales and Marketing Director TIKI, Rocky Nagoya mengakui kenaikan tarif kargo sangat berdampak terhadap beban biaya operasional perusahaan. Ia mengatakan biaya kargo merupakan komponen terbesar bagi industri jasa kurir ekspres.

"Alhasil, penyesuaian tarif kiriman merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Penyesuaian tarif kiriman sekitar 5-10 persen," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
15 hari lalu

Perjuangan Kurir Terobos Banjir di Jakarta, Antar Paket agar Tak Kena Suspend

Megapolitan
1 bulan lalu

2 Kurir Sabu Diringkus, Bawa 100 Kg Siap Edar di Malam Tahun Baru

Nasional
2 bulan lalu

Kurir yang Bawa Ratusan Ribu Ekstasi Sempat Ajak Istri sebelum Kecelakaan

Nasional
2 bulan lalu

Bareskrim Buka Suara soal Lencana Polisi di Mobil Kurir Berisi Ratusan Ribu Ekstasi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal