Tak Mau seperti Brasil, Menkeu Harap Gini Rasio RI Terus Turun

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id)

"Makanya tidak heran kalau ke Brasil, di sana ada pemain sepak bola yang superkaya (Neymar). Jadi di Brasil itu kelihatan gap antara yang most rich dengan middle class dan lower class itu sangat jomplang," ucapnya.

Menurut dia, pemerintah perlu memerhatikan gap ketimpangan ekonomi masyarakat karena akan memengaruhi tingkat kepercayaan Indonesia di mata investor asing. Pasalnya, ketimpangan ekonomi membuat pelaku usaha sulit bertahan karena ongkos sosial yang menjadi tinggi.

"Sedangkan di Indonesia pada saat sudah di tingkat 0,4, semua langsung bilang sudah tidak bagus. Oleh karena itu ini pemerintah terus lakukan upaya untuk menurunkan," kata dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini melanjutkan, pemerintah memfokuskan programnya untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah. Hal ini agar perekonomian dalam negeri dapat terus tumbuh seiring dengan meningkatnya investasi.

"Karena yang disebut kemakmuran bersama itu bukan slogan politik, itu suatu keharusan apabila kita ingin jaga masyarakat kita untuk terus bisa memiliki atau merasa memiliki proses pembangunan itu," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Buletin
4 hari lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Nasional
12 hari lalu

Kemenkeu Tepis Isu Purbaya Tumbang hingga Dirawat di RS: Pak Menteri Sehat

Nasional
15 hari lalu

Kabar Baik! Batas Lapor SPT Badan Diperpanjang sampai 31 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal