Supaya Tak Bebani APBN, Pemangkasan PPh Badan Dinilai Harus Bertahap

Isna Rifka Sri Rahayu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memangkas tarif Pajak Penghasilan (PPh) badan untuk memacu daya saing industri dalam negeri. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memangkas tarif Pajak Penghasilan (PPh) badan untuk memacu daya saing industri dalam negeri. Saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah melakukan kajian.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, pemangkasan tarif PPh badan perlu dilakukan secara bertahap agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hingga akhir Februari lalu defisit APBN 2019 sudah mencapai Rp54,6 triliun atau naik dari akhir Februari 2018..

Berdasarkan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, tarif PPh badan saat ini sebesar 25 persen. Sementara, negara Asean lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand memiliki tarif ideal PPh badannya sekitar 17 persen.

"Solusinya Indonesia bisa turunkan tarif secara bertahap ke 20 persen tahun 2019 dan 17 persen di 2020. Jangan langsung ke 17 persen karena efeknya negatif ke APBN," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Sabtu (23/3/2019).

Meski saat ini besaran pemangkasan masih belum diketahui namun dia berharap pemerintah melakukannya dengan hati-hati. Pasalnya, pemangkasan salah satu sumber pendapatan negara ini bisa membuat defisit APBN semakin lebar.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Komisi XI Ingatkan Kualitas Pertumbuhan

Nasional
2 hari lalu

Purbaya bakal Beri Bonus ke Dirjen Pajak karena Coretax Makin Efektif

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
2 hari lalu

KSPSI soal Peringatan May Day 2026: Tak Pakai APBN, Tak Ada Oligarki!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal