Sri Mulyani hingga Tito Karnavian Buat Sistem Digital Pantau Keuangan Daerah

Muhammad Aulia
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

"Nah sekarang kita membuat sistem yang membuat kesempatan itu menjadi kecil. Oleh karena itu, ini adalah gerakan pencegahan korupsi," tutur Tito.

Tito juga berharap implementasi ETP dapat berlangsung dalam skala nasional di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, Tito meminta kepada jajaran kementerian terkait untuk memetakan potensi masalah dan mematangkan keperluan teknis yang dibutuhkan untuk menunjang ETP.

"Termasuk masalah sinyal internet lemot di beberapa daerah. Jangan sampai di daerah jadi sulit. Kita berpikir dalam mindset Indonesia, tidak menggunakan mindset Jawa atau Jakarta yang semua bisa dicapai," ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan nota kesepahaman ini dilatarbelakangi pentingnya transaksi pemerintah daerah secara elektronik karena memberikan manfaat yang besar. Menurut dia, transaksi pemda secara elektronik itu akan meningkatkan efektivitas, efisiensi, kesehatan fiskal dan mendukung transparansi serta tata kelola yang baik.

Selain itu, lanjut dia, transaksi di pemerintah daerah secara elektronik juga mendorong kemandirian fiskal. Adapun implementasi transaksi secara elektronik di pemerintah daerah itu meliputi penerimaan retribusi secara elektronik menggunakan barcode atau QR code, dan pajak. 

Selain itu, pembayaran elektronik atau e-payment untuk optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk percontohan di pasar, parkir dan pariwisata.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Minta Tambahan Anggaran jadi Rp989 Miliar: Perkuat Efektivitas Berantas Korupsi

57 tahun lalu

Kementerian PKP Alokasikan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatra

57 tahun lalu

Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Korupsi MBG

57 tahun lalu

BEM UI Kritik MBG Diwarnai Korupsi, Gerindra: Kami pun Marah, Pengawasan Harus Diubah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal