S&P Buka Peluang Naikkan Rating Surat Utang Indonesia

Rahmat Fiansyah
S&P. (Foto: WSJ)

"Meski posisi utang luar negeri dan kebutuhan likuiditas masih moderat, memburuknya kondisi perdagangan luar negeri bisa menciptakan risiko ke bawah," tulis mereka.

Dalam pandangan S&P, tekanan utang pemerintah cukup rendah. Mereka memperkirakan rasio utang pemerintah terhadap PDB akan stabil dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, defisit APBN bisa turun ke bawah 2 persen dalam empat tahun ke depan.

"Setelah pemilu, kami yakin sejumlah subsidi akan dicabut atau dikurangi demi mendukung konsolidasi fiskal pemerintah. Hal ini seharusnya meningkatkan alokasi anggaran untuk ambisi presiden berinvestasi di sektor SDM dan infrastruktur di periode kedua kepemimpinannya," tulis Andrew dan Kim.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Skor ESG di S&P Global Meningkat, BRI Pimpin Keberlanjutan di Sektor Perbankan

57 tahun lalu

S&P Pertahankan Peringkat Utang RI dengan Outlook Stabil, Begini Kata Gubernur BI

57 tahun lalu

S&P Global Ratings Jadi Pemegang Saham Pefindo

57 tahun lalu

Konsisten Lakukan Pemulihan Ekonomi, S&P Tingkatkan Outlook Indonesia Menjadi Stabil dan Layak Investasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal