Soal Gagasan HT, Pakar Ekonomi: Negara Wajib Hadir Lindungi UMKM

Isna Rifka Sri Rahayu
Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah diminta menyiapkan regulasi bagi perusahaan berbasis internet (online) yang kini didominasi asing. Hal itu sangat penting guna melindungi ritel dalam negeri, juga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa tumbuh.

Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga Wisnu Wibowo mengatakan, negara wajib hadir untuk meregulasi perusahaan belanja online asing lewat penerapan pajak. Wisnu pun sepakat dengan pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mendorong adanya penerapan tarif pajak belanja online asing agar tidak mengancam keberadaan ritel dalam negeri dan UMKM.

"Negara wajib hadir yaitu melalui sistem perpajakan. Dengan sistem perpajakan yang memungkinkan, misalnya bisa dibebankan pada value added tax, pajak pertambahan nilai," kata Wisnu, Rabu (11/4/2018).

Wisnu mengungkapkan, Indonesia tidak bisa menolak kehadiran teknologi internet dan e-commerce. Meski begitu, lanjut Wisnu, bukan berarti negara melalaikan kepentingan ekonomi domestik. "Secara yuridis yang memungkinkan ya melalui instrumen perpajakan untuk melindungi UMKM dan memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh," terangnya.

Namun di sisi lain, UMKM dinilai harus disadarkan dengan pentingnya memanfaatkan internet untuk menjual produknya. "Agar tidak tergerus dan terpuruk, sudah keharusan pula bagi UMKM melek teknologi. Harus mengikuti dan beradaptasi dengan tren pemasaran global dan sistem perdagangan global,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
4 jam lalu

Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi

6 hari lalu

Dukung UMKM Go Global, Bank Mandiri Bawa Produk Binaan Masuki Pasar Internasional

10 hari lalu

Rano Karno Pertimbangkan PRJ 2027 Digelar 1,5 Bulan, Sambut Perayaan 500 Tahun Jakarta

10 hari lalu

PRJ 2026 Ditutup, Pengunjung 6,1 Juta Orang dan Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal