Soal Defisit BPJS Kesehatan, Menkeu Kritisi Pengawasan Pembayaran Iuran Peserta

Rully Ramli
Minimnya pengawasan pembayaran iuran peserta menjadi penyebab BPJS mengalami defisit keuangan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah sering kali disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas buruknya kinerja keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun, pemerintah membantah hal tersebut karena kondisi tersebut terjadi karena minimnya pengawasan pembayaran iuran. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, pemerintah hanya memiliki kewajiban untuk membayar iuran masyarakat yang tidak mampu atau peserta penerima bantuan iuran (PBI). Sementara, peserta jaminan kesehatan lainnya memiliki kewajiban untuk membayarkan iurannya.

Menurut dia, salah satu penyebab defisit yang selalu dialami oleh BPJS ialah rendahnya tingkat pembayaran iuran peserta. Data menunjukan tingkat keaktifan pembayaran iuran peserta bukan penerima upah (PBPU) BPJS hanya mencapai 54 persen.

Oleh karenanya, ia meminta kepada pihak BPJS Kesehatan untuk mengatasi hal tersebut dengan menjalankan fungsinya untuk mengumpulkan iuran pesertanya.

"Kewajiban peserta adalah membayar iuran, yang tidak mampu ditanggung pemerintah. Yang mampu maka mereka harus disiplin membayar iuran dan itulah fungsinya BPJS diberi wewenang, hak, dan kekuasaan untuk enforcement," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bungkus Rokok Diseragamkan Dinilai Tak Akan Efektif, Pengamat Usul Perokok Tak Ditanggung BPJS

57 tahun lalu

Mulai 1 Juni 2026 Aturan Kontrol Pasien BPJS Berubah, Begini Ketentuannya

57 tahun lalu

Kena Sarangan Jantung, Biaya Perawatan Calvin Dores Andalkan BPJS Kesehatan

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal