Sektor Ini Paling Terdampak Kenaikan PPN

Michelle Natalia
Sektor ini paling terdampak kenaikan PPN. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, sejumlah sektor sangat terdampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen. Tarif PPN sudah naik sejak awal April 2022. 

Adapun sektor yang paling terdampak kenaikan PPN, yakni penjualan pulsa, adsense di media sosial, retail. Selain itu, pakaian jadi, barang elektronik, dan jasa transportasi.

"Retail bahkan dalam posisi yang bingung karena aturan teknis saat pemberlakuan PPN belum ada, contohnya minyak goreng itu kena PPN karena masuk barang pengolahan bukan sembako," kata dia kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Minggu (10/4/2022).

Padahal, menurutnya, minyak goreng merupakan barang yang dibutuhkan orang banyak. Dalam situasi ini, akhirnya pelaku usaha tidak mau repot, sehingga diganti label baru alias harga dinaikkan. 

"Yang rugi adalah masyarakat," ucap Bhima.

Dia menyebutkan, dampak naiknya PPN diperkirakan berkontribusi terhadap naiknya inflasi sepanjang April lebih dari 1,5 persen month-to-month (mtm) dibanding bulan sebelumnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

Truk Satpol PP Jadi Angkutan Warga Dadakan imbas Banjir di Jalan Letjen Suprapto

Megapolitan
16 hari lalu

Pramono Ajak Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi: 92% Konektivitas Transjakarta Terhubung

Internet
1 bulan lalu

Langganan ChatGPT Kini Kena PPN 11 Persen

Mobil
2 bulan lalu

Belum Merata, Pemerintah Genjot Sistem Transportasi Terintegrasi di Sejumlah Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal