Rosan Roeslani soal Paket Stimulus Kedua: Eskpor-Impor Harus Ada Relaksasi 

Aditya Pratama
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: iNews.id)

Dia menyebut, perangkat elektronik menjadi komoditas utama yang jumlahnya berkurang. Pasalnya, China menjadi negara utama yang mengirimkan perangkat elektronik ke Tanah Air.

"Kalau kita lihat kan impor kita 26 persen dari China dan top three bahan baku untuk elektronik, laptop dan layar datar itu paling besar. Itu kita minta untuk berikan relaksasinya," ucap Rosan.

Sebelumnya, Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan empat kebijakan yang terdapat di dalam paket stimulus kedua, di mana substansinya mendorong kelancaran arus barang ekspor dan impor. Kebijakan pertama, pemerintah akan melakukan penyederhanaan aturan larangan pembatasan atau tata niaga terkait ekspor, mulai dari aturan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk produk kayu, health certificate dan keterangan asal.

"Intinya, seluruh aturan tata niaga ekspor diminta disederhanakan, dan kalau tidak perlu dihapuskan. Siang ini jajaran dengan Kemendag dan kementerian atau lembaga (K/L) lain untuk membahas simulasinya," ujar Susiwijono dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Kebijakan kedua, pemerintah akan mengurangi larangan pembatasan tata niaga terhadap impor, terutama impor bahan baku. Menurutnya, jika tidak dilakukan pembatasan, dikhawatirkan impor bahan baku tidak akan ada kendala lagi dalam proses impor.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

57 tahun lalu

Rosan Ungkap Kepercayaan Dunia ke Indonesia Menguat, Prabowo Minta Sampaikan ke Masyarakat

57 tahun lalu

Rosan soal WNA Australia Luke Thomas Mahony Jadi Bos PT DSI: Banyak Pengalaman-Bisa Bahasa

57 tahun lalu

Alasan Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal