Prabowo Sedih Jokowi Buka Puluhan Sektor Usaha untuk Investor Asing

Rully Ramli
Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoret 54 sektor usaha dari Daftar Negatif Investasi (DNI) mendapat perhatian dari Calon Presiden Prabowo Subianto. Revisi terhadap DNI merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) XVI.

"Saya bingung, kemarin segini, sekarang segini, versi satu bilang 54, versi lain bilang 28 (25). Saya masih bingung. Saya mau mempelajari itu lagi," kata Prabowo di Hotel Shangri-la, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Kendati demikian, dia mengaku sedih jika pemerintah membuka terlalu banyak sektor usaha untuk investor asing.

"Saya sedih, kalau mereka (investor asing) pergi ke tiap sektor, bagaimana kehidupan orang Indonesia," ujarnya.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution memastikan pemerintah etap memperhatikan kepentingan usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat merevisi DNI. Sesuai aturan, sektor usaha untuk UMKM tidak dapat diganggu gugat.

"Saya mau mengatakan bahwa tidak benar kalau dikatakan ada bidang usaha kecil dan mikro dibuka untuk asing," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Tertinggi Rp105 Juta, Ini Tunjangan Hakim Ad Hoc di Era Prabowo

Nasional
9 jam lalu

Purbaya Ungkap Pesan Prabowo soal Keuangan Negara: Duit Banyak, Nggak Usah Takut

Nasional
2 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Minta Prabowo Revisi 8 Perpol hingga 24 Perkap

Nasional
14 jam lalu

Prabowo Instruksikan Bunga KUR 5%, Airlangga: Sedang Dipersiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal