PPnBM Nol Persen Mobil Baru Berlaku Maret, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

Nantinya, diskon pajak kendaraan bermotor diberikan untuk mempercepat laju pemulihan ekonomi. Rilis pertumbuhan ekonomi Q4-2020 pada 5 Februari 2021 yang lalu mengonfirmasi tren pemulihan ekonomi yang semakin nyata.

"Pertumbuhan ekonomi terus membaik, dari minus 5,32 persen di Q2-2020 meningkat menjadi minus 3,49 persen di Q3-2020 dan terus meningkat menjadi minus 2,19 persen di Q4-2020," tuturnya.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh stimulus belanja negara berbagai program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Konsumsi rumah tangga  secara bertahap juga mengalami perbaikan.

"Pada Q2-2020, konsumsi RT tumbuh minus 5,52 persen, meningkat menjadi minus 4,05 persen di Q3-2020 dan minus 3,61 persen di Q4-2020," katanya.

Lalu,  konsumsi masyarakat kelas menengah-atas masih tertahan karena pandemi Covid-19 sehingga tabungan masyarakat di perbankan mengalami peningkatan yang signifikan. Dari sisi produksi, insentif ini akan memperkuat pemulihan ekonomi sektor-sektor strategis domestik. Rilis PDB menunjukkan bahwa semua sektor ekonomi telah mengalami perbaikan pertumbuhan ekonomi.

Sektor industri pengolahan dan perdagangan yang secara total berkontribusi sebesar 32,8 persen juga mengalami pemulihan. Sektor industri pengolahan telah membaik dari minus 6,18 persen di Q2-2020, meningkat menjadi minus 4,34 persen di Q3-2020 dan minus 3,14% di Q4-2020. 

Sektor perdagangan memiliki tren pemulihan yang hampir sama, dari minus 7,59 persen di Q2-2020 meningkat menjadi minus 5,05 persen di Q3-2020 dan minus 3,04 persen di Q4-2020," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal