Pertumbuhan Ekonomi India Minus 23,9 Persen Gara-Gara Lockdown

Djairan
Pertumbuhan ekonomi India minus hingga 23,9 persen akibat menerapkan lockdown merespons pandemi Covid-19. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Sektor usaha selama kuartal II tertekan, kecuali pertanian yang tumbuh 3,4 persen. Sektor jasa keuangan misalnya, minus 5,3 persen, perdagangan anjlok 47 persen, manufaktur minus 39,3 persen, konstruksi minus 50,3 persen, dan tambang negatif 23,3 persen.

Penasihat Ekonomi India, Krishnamurthy Subramanian mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang anjlok sudah diperkirakan sebelumnya. Dia yakin ekonomi India akan mengalami pemulihan bentuk V usai lockdown diperlonggar.

"Kami memperkirakan kinerja ekonomi membaik pada kuartal berikutnya," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

57 tahun lalu

Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"

57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal