Penerimaan Pajak Tembus Rp624,9 Triliun per April 2024, 31,38 Persen dari Target

Atikah Umiyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat realisasi penerimaan pajak hingga April 2024 mencapai Rp624,19 triliun. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Masih cukup ontrack untuk 4 bulan. Kalau 4 bulan itukan sepertiga jadi cukup ontrack, tapi kalau kita liat growth-nya secara bruto negatif 5,43 persen," kata dia. 

Kemudian, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) tercatat Rp218,5 triliun atau 26,93 persen dari pagu. Secara progres, kinerja PPN dan PPnBM lebih lambat dari yang seharusnya berada di kisaran 33 persen. Namun, penerimaan pajak ini mengalami pertumbuhan sebesar 5,93 persen.

Lalu, pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak lainnya tercatat sebesar Rp3,87 triliun atau 10,27 persen dari pagu. Penerimaan PBB dan pajak lainnya terkontraksi 22,59 persen karena adanya penurunan harga komoditas. 

Sama halnya dengan PPh migas yang tercatat Rp24,81 triliun atau 32,49 persen dari target dimana penurunannya sangat tajam yakni 23,24 persen.

"Jadi kalau kita lihat PPh nonmigas turun karena adanya penurunan dari PPh tahunan terutama untuk korporasi atau badan, artinya perusahaan-perusahaan dengan harga komoditas yang menurun, terjadi penurunan profitabilitas sehingga kewajiban mereka bayar pajak juga mengalami penurunan," ucapnya.

"Terutama untuk sektor pertambangan komoditas PBB dan lainnya menurun krena adanya tagihan pajak thn lalu yang tidak terulang. (Sementara) untuk PPh migas penyebabnya adalah lifting yang selalu mengalami penurunan dari tahun ke tahun," tuturnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

57 tahun lalu

Purbaya Nilai Pelemahan Rupiah Belum Hambat Aktivitas Ekonomi RI

57 tahun lalu

Habiburokhman soal 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Tak Menyalahi Hukum dan Syariah

57 tahun lalu

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal