Penerimaan Pajak Membaik, Kemenkeu Sebut Resesi Bisa Dihindari

Rina Anggraeni
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 memicu gelombang resesi di negara-negara dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang terancam resesi ekonomi.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu mengatakan, Indonesia masih bisa selamat dari ancaman resesi ekonomi. Indikasinya penerimaan pajak membaik.

"Ancaman resesi bisa dihindari oleh Indonesia berpegang pada penerimaan pajak yang dianggap mulai membaik. Sebab akumulasi hingga Mei, penerimaan pajak disebut minus 15 persen. Lalu membaik menjadi minus 12 persen hingga Juni dan hingga akhir tahun diproyeksikan minus 10 persen," kata Febrio, Jumat (24/7/2020).

Dia menegaskan, pemerintah terus berupaya agar ekonomi Indonesia tidak resesi pada tahun ini. Kuartal III akan menjadi fokus utama karena pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi kemungkinan besar negatif.

"Saat ini kita masih punya peluang untuk tidak masuk ke dalam resesi. Kalau pun resesi harapannya mungkin tidak terlalu dalam mungkin sekitar berada di sekitar 0 persen dan kalau lebih kecil dari itu mungkin sedikit di bawah 0%," tuturnya.

Febrio mengungkapkan, saat ini perbankan sudah mulai menyalurkan kredit modal kerja dari penempatan dana pemerintah. Dia percaya sektor usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan kembali bangkit.

"Kami usahakan dorong semua sektor pemulihan ekonomi nasional agar kuartal III 2020 tidak negatif, mudah-mudahan bisa di atas nol persen," ujar Febrio.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPA Kejagung Serahkan Hasil Lelang hingga Penelusuran Aset Edi Tansil Senilai Rp1,02 Triliun ke Kemenkeu 

57 tahun lalu

Ditjen Pajak Ajukan Anggaran 2027 Rp5,4 T, Maksimalkan Coretax hingga Dongkrak Kepatuhan Pajak

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

57 tahun lalu

Viral Purbaya Cari 700 Orang untuk Diberi Bantuan, Kemenkeu: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal