Pemerintah Tarik Utang Rp266,3 Triliun hingga Juli 2024

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat realisasi pembiayaan atau penarikan utang pemerintah mencapai Rp266,3 triliun hingga 31 Juli 2024. (Foto: YouTube Kemenkeu RI)

Di sisi lain, realisasi pembiayaan non-utang tercatat negatif Rp49,3 triliun. Angka ini setara dengan 39,4 persen dari pagu anggaran dalam APBN 2024 sebesar Rp125,3 triliun.

"Jadi kalau kita lihat sampai realisasi sampai 31 Juli, total dari pembiayaan mencapai Rp217 triliun itu 41,4 persen dari postur APBN yg sudah ada di UU APBN kita," kata Sri Mulyani.

Menurutnya, pembiayaan utang pemerintah tumbuhnya cukup tinggi dibanding tahun lalu, tapi itu relatif on track terhadap postur. Dibandingkan tahun lalu itu exceptional karena penerimaan luar biasa baik.

"Tugas Kemenkeu sekarang yang paling penting sampai 6 bulan ke depan mengendalikan defisit, karena belanja-belanja sudah dialokasikan dan sekarang akselerasi penerimaan harus dipacu. makanya tadi kita lihat berbagai titik balik penerimaan seperti pajak, bea keluar, bea cukai itu adalah hal yang positif," katanya.

"Bagian dari belanja tetap harus kita disiplinkan supaya kita tetap menjaga disiplin dari sisi postur APBN tidak terlalu jauh dari postur awal," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Penampakan Gedung DPR di Tengah Efisiensi, Lampu Dimatikan sejak Sore Hari

Nasional
3 hari lalu

Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN Bakal Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Nasional
3 hari lalu

Jaga Defisit APBN, Ekonom Usul Realokasi Anggaran Ketimbang Naikkan Harga BBM

Nasional
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal