Pekan Depan, Perpres Relaksasi DNI Akan Diteken Jokowi

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan relaksasi daftar negatif investasi (DNI) dalam Paket Kebijakan Ekonomi ke-16. Namun, kebijakan ini menimbulkan pro-kontra karena pemerintah tidak melibatkan pengusaha saat merencanakannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, saat ini pemerintah telah memberikan sosialisasi kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Memang itu permintaan Kadin, untuk kita berikan sosialisasi, kita sudah jelaskan dan kita tidak bisa jelaskan semuanya dan itu banyak," ujarnya saat Pertamina Energy Forum, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah meyakinkan tidak akan memberatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam penerapan kebijakan ini. Misalnya dengan tidak memberikan banyak investasi kepada asing.

"Pokoknya kita tidak buka mana-mana untuk UMKM dan untuk asing tidak ada. malah kita buat pencadangan yang makin besar untuk UMKM. Terutama yang tadinya boleh bermitra," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kumpulkan Bos Himbara, Prabowo Minta UMKM Tak Dibebani Bunga Kredit Tinggi

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026: Targetkan Transaksi Rp8 Triliun Selama 32 Hari

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk

57 tahun lalu

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal