Pekan Depan, Perpres Relaksasi DNI Akan Diteken Jokowi

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan relaksasi daftar negatif investasi (DNI) dalam Paket Kebijakan Ekonomi ke-16. Namun, kebijakan ini menimbulkan pro-kontra karena pemerintah tidak melibatkan pengusaha saat merencanakannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, saat ini pemerintah telah memberikan sosialisasi kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Memang itu permintaan Kadin, untuk kita berikan sosialisasi, kita sudah jelaskan dan kita tidak bisa jelaskan semuanya dan itu banyak," ujarnya saat Pertamina Energy Forum, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah meyakinkan tidak akan memberatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam penerapan kebijakan ini. Misalnya dengan tidak memberikan banyak investasi kepada asing.

"Pokoknya kita tidak buka mana-mana untuk UMKM dan untuk asing tidak ada. malah kita buat pencadangan yang makin besar untuk UMKM. Terutama yang tadinya boleh bermitra," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Allana Abdullah Resmi Pimpin JCI Batavia, Fokus Globalkan UMKM dan Pengembangan SDM

Nasional
9 hari lalu

BGN: SPPG Tak Boleh Tolak Pasokan dari UMKM hingga Petani Kecil untuk MBG

Bisnis
12 hari lalu

Bukti UMKM Lokal Tumbuh, Merchant ShopeeFood Raih Shopee Super Awards 2025

Nasional
12 hari lalu

Masyarakat Mulai Tinggalkan Pinjaman Konvensional, Beralih ke Pindar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal