Mendag Sebut Suprlus Neraca Perdagangan Indonesia Tak Sehat

Ferdi Rantung
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Neraca perdagangan Indonesia surplus 21,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2020. Namun, surplus tersebut dibarengi dengan penurunan impor bahan baku yang menjadi penggerak sektor industri. 

"Jadi waktu saya lihat dari pada neraca perdagangan itu, kayak dokter itu saya langsung lihat ini surplusnya ini bukan surplus sehat," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lufti dalam webinar, Rabu (27/1/2021).

Dia menjelaskan, setelah membedah neraca perdagangan selama 2020, pada kuartal III, sektor perdagangan tercatat minus 5,09 persen. Hal tersebut, kata Lutfi, menandakan perdagangan tidak jalan. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: 3 Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

Nasional
9 hari lalu

Rupiah Rp17.500, Bond Market Intervention dan Kepercayaan

Nasional
11 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Buletin
17 hari lalu

Pakar Bilang Ekonomi RI Bakal Hancur, Menkeu Purbaya: Mereka Nggak Punya Data

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal