Neraca Dagang Tekor, Menko Darmin Harap BI Tidak Naikkan Suku Bunga

Rully Ramli
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto: Ist)

Darmin yang juga Mantan Gubernur  BI itu mengakui ekspor impor saat ini menjadi tantangan utama pemerintah. Untuk itu, kebijakan baru untuk mendongkrak ekspor akan dikeluarkan setelah pengendalian impor dilakukan.

"Kalau dilihat neraca yang lain, neraca nasional yang namanya produk domestik bruto, inflasi, semua masih oke. Ini benar-benar urusan ekspor impor," ujar dia.

Terpisah, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Pieter Abdullah memprediksi BI tidak akan menaikkan suku bunga meski neraca dagang tekor.

"Saya kira BI tidak akan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga bukan untuk mengendalikan defisit perdagangan, tapi untuk menahan keluarnya modal asing," kata Pieter.

Menurut dia, posisi suku bunga saat ini yang sudah mencapai 6 persen sudah cukup tinggi. Dengan begitu, investor asing masih tertarik berinvestasi di Indonesia. "Spread suku bunga domestik dan suku bunga global sudah cukup lebar," ujar Pieter.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

57 tahun lalu

Breaking News: BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal