Negosiasi Tarif Trump, AS Soroti Penggunaan QRIS dan GPN

Anggie Ariesta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Menurutnya, Indonesia juga meminta AS untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, energi, mineral strategis, hingga pertahanan dan pendidikan.

“Indonesia juga kita minta agar Amerika Serikat memperdalam sektor perdagangan, investasi, energi dan kerja sama mineral penting dan juga di sektor finansial atau keuangan dan sektor pertahanan ataupun defense, sektor daripada pendidikan,” tuturnya.

Dia juga menyoroti perlunya kesetaraan perlakuan tarif dagang bagi Indonesia dibandingkan negara pesaing di kawasan.

“Kami juga tegaskan bahwa selama ini yang tarif tidak level playing field dengan negara pesaing Indonesia termasuk di negara ASEAN, kita minta ini agar diberikan secara lebih adil dan juga kita tidak diberikan tarif yang lebih tinggi,” ucapnya.

Negosiasi yang tengah berlangsung ini menjadi ujian penting bagi diplomasi ekonomi Indonesia, di tengah dinamika proteksionisme global yang masih mewarnai kebijakan dagang negara-negara besar seperti AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Tak Ingin Diusir, Timnas Iran Minta Jaminan Tak Dikaitkan dengan Militer di Piala Dunia

Internasional
4 jam lalu

Trump Beri Sinyal Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Diteken dalam Seminggu

Nasional
15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
17 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal