Limbah Batu Bara untuk Beton, Pemerintah Bisa Hemat Anggaran Infrastruktur Rp4,3 Triliun

Suparjo Ramalan
FABA dinilai bisa bernilai tambah jika dicampur untuk beton. (Foto: Sindonews)

Logam tanah jarang sebagai material maju, di antaranya Skandium bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan televisi dan lampu hemat energi. Lantanum bisa digunakan sebagai bahan pembuatan kaca optik khusus, salah satunya kaca penyerap sinar inframerah.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan penyusunan regulasi terkait pengelolaan dan penggunaan FABA untuk kepentingan industri turunan. "Kami sedang melakukan finalisasi standar operasional prosedur penggunaan dan pengelolaan FABA supaya nanti bisa dikelola dengan baik," ucapnya.

Standar operasional prosedur pengelolaan FABA itu akan menjadi acuan bagi seluruh kegiatan PLTU dalam mengelola limbah tersebut. Dengan demikian, FABA bisa dikelola secara baik sehingga lebih aman bagi lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta negara.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Buka Peluang Kolaborasi Internasional, Bangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa

57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Suami Bunga Zainal Kena Tipu Cek Kosong Rp2,6 Miliar gegara Investasi Batu Bara

57 tahun lalu

Resmi, Ekspor Batu Bara hingga CPO Wajib Lapor DSI Mulai Besok

57 tahun lalu

RI Segera Bangun Proyek PLTS 100 Gigawatt, Siapkan Lahan 24.000 Hektare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal