Kementan pun berharap masing-masing daerah memiliki Brigade Alsintan. Alasannya, untuk meminjam Alsintan dari Brigade Alsintan ini banyak keuntungannya. Brigade ini, lanjutnya, menjadi pengelola Alsintan agar penggunaannya lebih maksimal.
Sarwo Edhy menambahkan, Brigade Alsintan dibentuk dilandasi temuan ribuan alsintan hanya dibiarkan menganggur. Padahal, untuk pengadaan alsintan ini, pemerintah sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit.
"Brigade ini menjadi pengelola alsintan agar penggunaannya lebih maksimal. Kami akan mengubah cara penanganan alsintan. Bila di kelompok tidak maksimal, maka pengelolaannya diserahkan ke Brigade," kata Sarwo Edhy.
Sarwo Edhy mengatakan, mengatakan, Brigade Alsintan adalah tim yang memonitor penggunaan alsintan setiap harinya.
"Budaya kita selesai tanam pangku tangan, sehingga alat akan digunakan saat tanam lagi. Untuk itu, dibuat brigade supaya tidak ada lahan tidur, dan kerja optimal," ujarnya.