Kementan Jamin Indonesia Tidak Impor Daging Ayam

Muhammad Olga
ilustrasi. (Foto: Ant)

Dia mengatakan, Indonesia sudah kelebihan pasokan (oversupply) ayam sehingga tidak membutuhkan ayam dari luar negeri. Bahkan, ayam dari Indonesia sudah diekspor ke berbagai negara, termasuk Myanmar dan Jepang. Keberadaan ayam impor dinilainya bisa membuat harga ayam semakin turun. "Kementan menegaskan tidak akan mengimpor daging ayam dari Brasil," katanya.

Sebelumnya, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) menyebut, Indonesia kalah dari Brasil dalam sidang WTO sehingga konsekuensinya, Indonesia harus membuka keran impor ayam dari Brasil. Mereka menyebut, ayam impor dari Brasil bisa mengancam para peternak unggas dalam negeri, karena harga ayam Brasil jauh lebih murah daripada ayam lokal.

“Peternak di Brasil sudah sangat efisien dan biaya produksinya sudah sangat murah,” kata Ketua Gopan, Herry Darmawan.

Dia menyebut, Brasil merupakan produsen jagung terbesar di dunia sehingga harga jagung di negara tersebut hanya Rp2.200 per kilogram sementara di Indonesia bisa mencapai Rp4.000. Jagung menjadi komoditas penting bagi peternak unggas karena separuh bahan baku pakan berasal dari jagung.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
9 hari lalu

Harga Pangan 13 Juli 2026, Daging Ayam-Sapi Kompak Naik!

26 hari lalu

Daftar Harga Pangan 26 Juni 2026, Aneka Cabai-Beras Turun, Daging Ayam Naik

1 bulan lalu

Harga Pangan Hari Ini Merangkak Naik, Cabai Keriting Tembus Rp74.600 per Kg

1 bulan lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal