Kemarau Panjang, Pemerintah Siap-Siap Antisipasi Inflasi

Rully Ramli
Pemerintah memandang perlunya perhatian lebih terhadap ketersediaan komoditas inti penyumbang inflasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memandang perlunya perhatian lebih terhadap ketersediaan komoditas inti penyumbang inflasi. Hal ini dinilai penting sebab musim kemarau berkepanjangan diprediksi segera terjadi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, usai menghadiri rapat tingkat tinggi (High Level Meeting/HLM) Tim Pengendali Inflasi. Bambang mengatakan, kemarau berkepanjangan akan berdampak terhadap keterbatasan produksi pangan.

"(Rapat) antisipasi kemarau panjang. Kalau kemarau panjang, kan larinya ke produksi pangan," ujar dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Mantan Menteri Keuangan itu mengakui, bahwa Indonesia akan menghadapi kekeringan yang tidak biasa sehingga hal ini diyakini berdampak terhadap pergerakan inflasi nasional.

Pasalnya, apabila tidak diantisipasi dengan baik, keterbatasan stok pangan akibat kemarau panjang akan menyebabkan inflasi yang tinggi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang di Jawa, Sumatra hingga Papua

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Kemarau Panjang Juni 2026 Ancam Kesehatan, Anak-Anak dan Lansia Wajib Waspada!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal