Kaleidoskop 2024: Gejolak Rupiah Sempat Nyaris Sentuh Rp16.500 per Dolar AS

Puti Aini Yasmin
ilustrasi gejolak nilai tukar rupiah sepanjang 2024 (foto: iNews.id)

“Kami membahas isu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dengan kondisi perekonomian Amerika yang membaik dan mata uang dolar AS yang semakin menguat, hampir seluruh mata uang negara di dunia lainnya mengalami depresiasi, tak terkecuali rupiah,” ucapnya dikutip iNews.id.

Lebih lanjut, ia mengatakan akan terus memantau kondisi ekonomi dunia demi menjaga nilai tukar rupiah. Serta, pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

“Pemerintah akan terus memantau pergerakan situasi global terkini, khususnya terkait isu nilai tukar rupiah ini. Kami juga akan terus mewaspadai berbagai risiko yang timbul sehingga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bisa kita jaga,” ujar dia.

Tak berselang lama, rupiah terus menunjukkan keperkasaannya dan kembali ke level 15.893 pada Kamis (8/8/2024). Rupiah tercatat menguat menguat 141,5 poin atau 0,88 persen dari sebelumnya dibuka pada level Rp16.013 per dolar AS.

Menurut Ibrahim Assuaibi, pelemahan dolar AS kali ini dipengaruhi investor yang sedang gundah gulana melirik prospek perekonomian Amerika Serikat, seperti tingkat pengangguran yang masih tinggi, juga inflasi yang belum kunjung mereda, sampai ada kekhawatiran bahwa ekonomi AS terancam resesi. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Tenaga Ahli DEN: Ekonomi Nasional Masih Aman

57 tahun lalu

DEN Optimistis Pelemahan Rupiah Mereda pada Juli 2026, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Budiman Sudjatmiko Soroti Peluang Ekspor

57 tahun lalu

Ichsanuddin Noorsy: Fundamental Ekonomi Indonesia Rapuh karena Bergantung pada Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal