Jokowi Minta Masukan Warganet soal Calon Ibu Kota Pengganti Jakarta

Rahmat Fiansyah
Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Keputusan itu diambil setelah mencermati studi yang dilakukan Bappenas.

Jokowi menilai, beban Jakarta sudah terlalu berat karena selain menjadi pusat pemerintah dan layanan publik, juga menjadi pusat bisnis. Dia menyebut, pemindahan ibu kota menjadi solusi untuk mengurangi beban Jakarta.

"Apakah di masa depan kota ini masih mampu memikul bekan itu?", kata Jokowi melalui akun Instagram @jokowi, Selasa (30/4/2019).

Menurut dia, pemindahan ibu kota bukan sesuatu yang baru. Negara-negara lain seperti Malaysia, Korea Selatan, Brasil, dan Kazakhstan memindahkan ibu kota mereka untuk mengantisipasi perkembangan kota di masa depan.

Di Indonesia, lanjut Jokowi, ide pemindahan ibu kota sudah muncul pada masa Presiden Sukarno. Ide ini terus bertahan di setiap era presiden namun tidak pernah diputuskan dan dijalankan secara terencana dan matang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Selama Ini Publik Disuguhkan Hoaks

57 tahun lalu

Breaking News: Berkas Lengkap, Roy Suryo-Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan: Belum Terima Undangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal