Ini Kronologi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Pesawat Sempat Naik sebelum Menukik

Giri Hartomo
KNKT membeberkan kronologi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sejak lepas landas hingga jatuh di Kepulauan Seribu. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan anomali pada tuas tenaga mesin otomatis (authrottle) pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Anomali tersebut berdasarkan laporan awal yang dibuat dengan menggabungkan data kotak hitam Flight Data Recorder (FDR).

Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menuturkan, pesawat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta lewat landasan pacu (runway) 25R pukul 14.36 WIB. Pesawat itu mengangkut dua pilot, empat awak kabin, dan 56 penumpang.

"Setelah tinggal landas mengikuti jalur keberangkatan. Kemudian FDR mencatat di ketinggian 1.980 kaki," katanya saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Saat pesawat di ketinggian 8.150 kaki, tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri bergerak mundur sementara sebelah kanan tetap alias tak bergerak. Pada pukul 14.38 WIB, pilot meminta kepada petugas ATC untuk berbelok ke arah 075 derajat.

Petugas ATC meminta pilot untuk berhenti naik di ketinggian 11.000 kaki karena bisa berpapasan dengan pesawat lain yang berangkat dari landas pacu 25L. Pada pukul 14.39.47, pesawat melewati 10.600 kaki dengan arah pesawat 046 derajat dan mulai berbelok kiri. Lagi-lagi, tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri kembali bergerak mundur sedangkan yang kanan masih tetap.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap, KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi sebelum Tabrak KRL

57 tahun lalu

KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

57 tahun lalu

KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya

57 tahun lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal