Inflasi Inti Singapura Naik Jadi 3,6 Persen pada Februari 2024, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Inflasi inti Singapura mencapai 3,6 persen pada Februari 2024, menyentuh level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. (Foto: Freepik)

Kementerian Perdagangan dan MAS menambahkan, inflasi inti diperkirakan akan melanjutkan tren moderatnya secara bertahap selama sisa tahun ini. Hal ini seiring dengan terus menurunnya tekanan biaya impor dan berkurangnya pengetatan di pasar tenaga kerja dalam negeri.

“Ke depan, kami memperkirakan inflasi akan tetap tinggi di bulan Maret sebelum turun menjadi 2 persen pada akhir tahun ini,” ucap Ahli Strategi Goldman Rina Jio dan Jonathan Sequeira dalam sebuah catatan.

Meskipun inflasi telah melambat dari puncaknya sebesar 5,5 persen pada Januari tahun lalu, inflasi masih tetap bertahan di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi dan kenaikan pajak barang dan jasa sebesar satu poin persentase pada tahun ini.

Singapura memperkirakan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi sebesar 1-3 persen tahun ini, namun memperingatkan prospek ekonomi yang beragam karena risiko geopolitik. MAS pada Januari lalu membiarkan pengaturan kebijakan moneter tidak berubah dalam tinjauan pertamanya pada tahun 2024.

MAS, yang menggunakan nilai tukar sebagai alat utamanya, telah meningkatkan frekuensi peninjauannya dari dua kali setahun menjadi setiap kuartal mulai tahun ini. Hal ini karena peninjauan kembali pengaturan moneter pada bulan April.

“Nilai tukar tertimbang perdagangan Dolar Singapura yang menguat secara bertahap juga akan terus mengurangi inflasi impor Singapura pada kuartal-kuartal mendatang,” kata Kementerian Perdagangan dan MAS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, Proses Ekstradisi Paulus Tannos Berlanjut

57 tahun lalu

Gugatan Paulus Tannos Ditolak Pengadilan Singapura, Bisa Diekstradisi ke Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal