Inflasi Australia Sentuh 7,8 Persen, Tertinggi dalam 32 Tahun

Aditya Pratama
Inflasi Australia mencapai 7,8 persen pada kuartal terakhir tahun 2022. Angka ini merupakan level tertinggi dalam 32 tahun. (Foto: Istimewa)

Survei bisnis bulanan National Australia Bank (NAB), Selasa (24/1/2023), menunjukkan kondisi bisnis yang memburuk pada bulan Desember dengan capaian 12 poin, turun dari bulan November sebesar 20 poin. 

Adapun, angka di atas nol menunjukkan kondisi yang menguntungkan, sedangkan angka di bawah nol menunjukkan kondisi negatif. Survei tersebut mencerminkan kondisi perdagangan yang memburuk, profitabilitas dan lapangan kerja.

"Pesan utama dari survei bulanan Desember adalah bahwa momentum pertumbuhan telah melambat secara signifikan pada akhir 2022, sementara tekanan harga dan biaya pembelian mungkin telah mencapai puncaknya,” ucap kepala ekonom NAB, Alan Oster.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Megapolitan
6 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Bandung Melonjak Jelang Lebaran

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal