Indef Sebut 3 Sektor Usaha Ini Kurang Ciptakan Lapangan Kerja

Isna Rifka Sri Rahayu
Serapan tenaga kerja di Indonesia belum ideal. (Foto: Okezone)

Menurut dia, hal ini dikarenakan sejak era reformasi arah perekonomian Indonesia terlalu cepat ke sektor jasa. Padahal, sektor jasa tidak banyak menyerap tenaga kerja, berbeda dengan sektor industri, pertanian, maupun pertambangan.

Selain itu, dari sisi kemampuan yang dimiliki tenaga kerja juga masih bermasalah. Pasalnya, terjadi missmatch antara keahlian yang dimiliki pekerja dengan keahlian yang dibutuhkan industri.

"Ada permasalahan skill missmatch antara kebutuhan industri dan lulusan SMK. Maka solusinya adalah merubah kurikulum dan kerja sama dengan industri. Adapun yang biayai upah selama magang adalah pengusaha bukan di bebankan ke APBN," ucapnya.

Oleh karenanya, pemerintah lebih baik berfokus pada meningkatkan kualitas pendidikan vokasi untuk para angkatan kerjanya. Hal ini supaya meminimalkan banyaknya missmatch seperti ini. Pemerintah juga bisa bekerja sama dengan para pelaku industri mengenai tenaga kerja berkeahlian seperti apa yang paling dibutuhkan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga Resmi Berlaku, Atur Gaji, Jam Kerja hingga Larangan Eksploitasi

57 tahun lalu

Kondisi Ketenagakerjaan RI Sudah Lampu Kuning, Apindo: 1,5 Juta Orang Tak Terserap Pasar Kerja

57 tahun lalu

Ekonom Ramal Ekonomi 2026 Mandek di Angka 5% gegara Hal Ini

57 tahun lalu

Peserta Bursa Kerja Disabilitas Optimistis Dapat Bersaing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal