Hadapi Kekeringan, Petani Terbantu dengan Irigasi Perpompaan

Ranto Rajagukguk
Irigasi perpompaan dinilai menjadi salah satu solusi petani cokelat (kakao) saat menghadapi kekeringan. (Foto: Kementan)

Ketua Poktan Tani Makmur Sugiono mengatakan, pada musim kemarau banyak tanaman mengalami stress bahkan banyak yang kering dan mati. Dengan begitu akan memengaruhi pertumbuhan dan produksinya.

"Ada sumber mata air yang dependable flow aman sepanjang tahun, tapi letaknya jauh di bawah lahannya. Namun, berkat bantuan pemerintah irigasi perpompaan ini kami yakin tidak lagi mengalami kekurangan air dan yakin akan tumbuh dengan baik," ujar Sugiono.

Sementara ini, untuk mengatur dan mengelola irigasi pompa, mereka bersepakat membayar iuran Rp10.000 per anggota. Uang iuran untuk biaya operasi dan pemeliharaannya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan

57 tahun lalu

Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?

57 tahun lalu

Pemerintah bakal Kucurkan Rp300 Triliun untuk KUR Pertanian di 2026

57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Tanah Merauke Baik untuk Pertanian, Lebih Unggul dari Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal