Hadapi Covid-19, Sri Mulyani Sebut APBN Harus Fleksibel

Suparjo Ramalan
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, melalui rumusan APBN yang fleksibilitas, maka keuangan dan ekonomi makro Indonesia mampu beradaptasi. (Foto: Okezone)

Di sisi lain, dia menghitung langkah-langkah preventif akibat pandemi yang telah dilakukan pemerintah, seperti memberikan bantuan sosial terutama untuk masyarakat dengan kemampuan ekonomi kelas menengah bawah. Pemerintah juga, menambah bantuan sampai 50-60 persen masyarakat bisa mendapat bantuan sosial, dalam bentuk BLT, sembako, diskon listrik, listrik gratis, Kartu Prakerja, maupun BLT desa. 

Dari sisi usaha, lanjut dia, Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) menjadi fokus pemerintah. Sebab, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi dalam negeri. 

"Semua ini membutuhkan respons kebijakan dari pemerintah dan peran keuangan negara menjadi sentral. Makanya kami mendesain APBN kita. Bagaimana membantu sektor kesehatan, sosial, ekonomi, UMKM, korporasi, sampai daerah dan sektoral. Semua akan terus dilakukan terus menerus perbaikan," ujar Sri Mulyani.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Ekonom Sebut Tudingan Utang Negara Naik akibat MBG Tak Tepat: Cara Berpikir Terlalu Dangkal

Buletin
3 hari lalu

Disaksikan Prabowo, Purbaya Terima Uang Sitaan Negara Rp10,2 Triliun

Nasional
4 hari lalu

Rupiah Rp17.500, Bond Market Intervention dan Kepercayaan

Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal