Dahlan Iskan Pertanyakan Peran Kopassus P2B PLN saat Listrik Padam

Rahmat Fiansyah
Mantan Menteri BUMN yang juga bekas Direktur Utama PT PLN (Persero), Dahlan Iskan. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero), Dahlan Iskan angkat bicara soal kejadian listrik padam di separuh Jawa. Dia menyebut, kejadian itu harus dibayar mahal oleh PLN.

Lewat catatan pribadi yang ditulis di DI's Way berjudul "Sengon 1 Triliun", Dahlan mengatakan, kejadian listrik padam tersebut memberikan pelajaran berharga karena kerusakan SUTET di sirkuit Ungaran-Pemalang hanya karena pohon sengon.

"Itulah. Mengapa tidak boleh ada pohon dekat SUTET (Saluran Utama Tegangan Ekstra Tinggi). Jangankan sampai nyenggol. Memasuki medan magnetnya pun sudah mengganggu. Bisa korsleting. Yang mengakibatkan arus listrik terhenti," tulis Dahlan, dikutip Rabu (7/8/2019).

Menurut dia, PLN memiliki departemen khusus yang disebut Pusat Pengatur Beban (P2B). Di dalamnya, ada tim yang dijuluki pasukan "Kopassus" PLN. Tugasnya memelihara SUTET dari gangguan tanpa harus mematikan sistem listrik.

"Memang sangat berisiko. Peralatannya khusus. Bajunya khusus. Kepandaiannya khusus. Karena itu kita juluki 'Kopassus'-nya PLN," tulisnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Listrik Padam Bergilir di Wilayah Jawa, PLN Minta Maaf

57 tahun lalu

PLN Pangkas Anak Usaha dari 44 Jadi 23 Entitas

57 tahun lalu

Detik-Detik Blackout Sumatra, Transmisi Listrik 500 KV Bermasalah hingga Sistem Lumpuh

57 tahun lalu

Listrik di Sumatra Padam, Petisi Ahli: Harus Ada Kompensasi ke Masyarakat Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal