Cegah Spekulasi, Luhut Bikin Tim Selidiki Penyebab Tsunami Selat Sunda

Rully Ramli
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah membentuk tim untuk menyelidiki penyebab terjadinya tsunami Selat Sunda. Hal ini untuk menghindari spekulasi di masyarakat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sudah mengoordinasikan para ahli untuk bekerja dalam satu tim. Tim tersebut sudah bekerja sehari setelah bencana yang menimpa Banten dan Lampung itu terjadi.

"Teori awal yang disimpulkan oleh tim bahwa ini bukan tsunami karena gempa vulkanik tapi karena longsor seluas 64 hektare dari Gunung Anak Krakatau," kata Luhut, dikutip Selasa (25/12/2018).

Dia menyebut, sejumlah ahli yang dilibatkan berasal dari berbagai instansi, yaitu BPPT, LIPI, BMKG, BIG, LAPAN, Pushidros TNI-AL dan ESDM. Analisa sementara para ahli mengarah pada terjadinya longsoran (flank collapse) Gunung Anak Krakatau.

"Yaitu adanya material yang lepas dalam jumlah banyak di lereng terjal yang dipicu oleh tremor dan curah hujan tinggi. Sumber data analisa berupa seismogaf, tide gauge, citra satelit, dan data interferometri 64 hektare," tutur dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

BMKG Catat Tsunami Terjang Sejumlah Wilayah di RI usai Gempa M7,7 Filipina, Tertinggi 0,75 Meter 

57 tahun lalu

Tsunami Nyaris 1 Meter Terjang Wilayah Sulut usai Gempa Filipina M7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal