Buwas: Saya Miris, Negara Agraris Besar Masa Pangan Impor

Antara
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dinilai belum bisa mewujudkan ketahanan pangan karena masih ada sejumlah komoditas yang impor.

Direktur Utama Perum BulogBudi Waseso mengatakan ketahanan pangan belum sepenuhnya tercapai karena Indonesia masih membuka impor beras. Dia menyebut, pemerintah belum bersinergi untuk menghentikan impor.

"Saya miris negara agraris besar masa pangan impor. Apalagi kalau saya jadi petani, seolah-olah kita tidak berpihak ke petani," kata pria yang akrab disapa Buwas di Jakarta, Senin (24/9/2019).

Dia mengatakan, peran Bulog dalam impor beras hanyalah pelaksana, bukan pengambil kebijakan. Namun, Bulog juga memiliki peran untuk memberikan masukan kepada pemerintah.

"Saya hanya pelaksana, kalau disuruh impor ya saya impor. Tapi kan saya berikan masukan kalau kondisinya seperti ini lho," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
7 hari lalu

Purbaya Bebas Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak

8 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

10 hari lalu

Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!

13 hari lalu

Kutu Beras Serbu Permukiman Warga di Karawang, Bulog Langsung Gerak Cepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal